Tulis & Tekan Enter
Logo
images

Kunjungan Dudi ke Pabrik Tahu

Kunjungan Siswa/i SMAN 2 Balige ke Dunia Usaha dan Industri

Pada hari Jumat, 07 September 2018, Siswa/i SMAN 2 Balige melakukan kunjungan ke Pabrik Tahu di Kecamatan Tampahan. Kunjungan ini sebagai bagian dari Program SMA Rujukan tahun 2018 untuk mengenalkan siswa atas sisi kewirausahaan di Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Kunjungan dilakukan ke pabrik tahu yang dimiliki oleh Pak Napitupulu dan diberi brand "70". Pemilik usaha ini menyambut kedatangan rombongan dengan sangat baik. Kegiatan diisi dengan penuturan dari Pak Napitupulu, mulai dari awal munculnya ide untuk mendirikan pabrik tahu, hingga memaintain pemasaran.

Pak Napitupulu menceritakan sejarah usaha pabrik tahu

Kunjungan ini juga diisi dengan sesi tanya-jawab agar siswa bisa mendapatkan jawaban atas hal-hal yang mereka kurang mengerti atau ingin tahu tentang sisi usaha dari pabrik tahu ini. Siswa banyak yang bertanya dan dijawab dengan antusias oleh pak Napitupulu.

Sesi tanya-jawab

Setelah sesi Tanya-Jawab selesai, kegiatan ini dilanjutkan dengan melihat langsung proses produksi tahunya. Siswa dijelaskan langkah-langkah produksi yang dilakukan, mulai dari proses perendaman kedelai, penggilingan, perebusan, pemberian cuka, penyaringan ampas tahu, pencetakan, hingga proses pengiriman ke pasar.

Kunjungan ke pabrik

Penjelasan dari Pak Napitupulu

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebelum siswa meninggalkan pabrik.

foto bersama



Dipost Oleh Leriston Sinaga

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Tinggalkan Komentar